Korupsi

Never ending corruption
As morality can’t knock the head of man and religious teaching doesn’t touch the human’s heart, corruption become such as way of life.
Ketika moralitas dan ajaran agama tidak bisa diandalkan untuk dijadikan penyembuh (healer) dan pemberantas (erraser), korupsi telah menjadi gaya hidup.
Kaca besar berkilau bernama Cendana sebenarnya adalah kayu wangi yang terlanjur menjadi nama jalan dan berganti identik dengan bau kekuasaan, mengajak kita berkaca-kaca meneladani cara meraup rupiah atau sebaliknya menjadikan gigi geraham kita gemerutuk geram sebab tidak kecipratan uang.
Ngomong-ngomong soal kaca, Leo Waldi pernah bilang ‘kalau kaca tak kunjung retak, hancurkan!’ tanpa musti dia tahu hadits Nabi man roaa munkaron fal yughoyyir biyadihi ‘Gereget FPI’nya menegaskan solusi taktis, memperjelas dan menjadikan tangan yang fungsional, menyodok billyard (baca; bil yad) tidak menggenggam diam serta berpangku tangan.
Dari generasi yang berbeda, Denny Indrayana dan harapannya memberantas korupsi Indonesia dihadapkan dengan portal penghalang yang menghentikan tindak penyidikan dan penindaklanjutan konsekuensi hukumnya, yaitu kekebalan penguasa (immune) dari hukum dan budaya ‘kalah’ jawa ewuh pakewuh mengalah menjadi budaya hukum feodal. Walhasil indeks korupsi Indonesia mencapai 2,496 menetapkan Indonesia sebagai salah satu negara terkorup di dunia. Indonesia sorga bagi para koruptor!. ‘Empat lokus kekuasaan adalah Cendana, Istana, Senjata dan Pengusaha Naga’ jelasnya.
Bagiku, korupsi lebih dari sekedar ngentit, tapi merupakan kegiatan kejiwaan malignan yang tidak bisa disembuhkan hanya dengan pengakuan dan pertemuan 12 menitan.

5 thoughts on “Korupsi

  1. kalo saja rumah blog ini mr william plototin terus tentu ketika saya mencoba menulis comment ini sampeyan sudah duduk manis menyapa saya ” sugeng rawuh coy”, awal sebelum saya sedikit mengomentari tulisan ini saya ucapkan selamat jika orgasme menulis sampeyan sudah menemukan tempatnya, paling tidak tulisan sampeyan tidak kececeran dimana mana, dan sampeyan bisa orgasme sesering mungkin, syukur syukur tulisan sampeyan bisa memberi inspirasi bagi yang baca agar tidak kembali ke pohon(nggak katrok). korupsi di indonesia memang sudah menjadi trend setter yang terus membawa follower lebih inovatif dan kreatif mengemas korupsi tsb. saya nggak mau mengomentari korupsi yang sudah seperti camilan kacang – sudah banyak , tapi saya mengajak semuanya untuk “private korupsi”, mari kita korupsi waktu luang kita untuk melakukan hal yang lebih manfaat, mari kita korupsi pikiran jorok kita untuk segera melakukan hubungan intim hanya dengan istri kita, mari kita korupsi kata “korupsi” untuk sisi yang laen. mari kita jadi white koruptor. dan lupakan keinginan untuk menjadi black koruptor . ok terus nulis pak korupsi lagi waktu luangnya. kalo ada waktu luang nanti saya juga korupsi lagi untuk ngintip blog sampeyan.

  2. apapun pilihan kita terhadap korupsi, entah itu menolak atau mengikutinya, mungkin juga memberantas atau membiarkannya, senantiasa terkait dg nilai etis yg harus dipertanggungjawabkan

    nurani adalah pos pertama pertanggungjawaban kita, dan pos terakhirnya adalah Tuhan. perbuatan baik manusia adalah untuk manusia itu sendiri, sebaliknya juga perbuatan jahat manusia juga adalah untuk manusia itu sendiri, Tuhan tidak punya “kepentingan” dg perbuatan manusia, meski kita harus menyatakan bahwa perbuatan kita karena Tuhan.

    so, bila kita peduli dg korupsi, mulailah untuk tidak melakukannya… piye ko…?

  3. iyo dollar pun ketulis ‘in god we trust’ kepentingan manusia ada di uang juga ada di tuhan, sedangkan rupiah melulu kalo gak gambar monyet ya pahlawan, jadi kepentingan manusia indonesia ada di monyet untuk dijual belikan dan menjadi pahlawan sebagai penangkap ‘monyet’, sepertinya tuhan gak dilibatkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.